Jumat, 06 Juli 2018

LALITA RAMAIKAN INDUSTRI MUSIK POP, RILIS SINGLE PERTAMA "THIS WAY"


Jakarta, Juni 2018 – Lita Sandy kelahiran Jakarta. Anak ke 3 dari 4 bersaudara ini sudah mendapat pelajaran musik dari kakaknya sejak kecil., Dari TK sampai SMA, LALITA sangat menyukai pelajaran Musik. Lalita aktif dalam paduan suara Gita Swara Nassa, di sekolahnya. Tahun 2008, Lalita pergi ke Jerman untuk memperdalam ilmunya di bidang musik. Bertemu dengan seorang penyanyi Opera asal Korea Selatan, Ira Jung, Lalita mulai mengembangkan suara mezzo – soprannya di musik klasik.

Kuliah Musik pedagögik dan Psychologie di Martin-Luther-Universität-HalleWittenberg, Halle Saale Jerman membuat Lalita fasih berbicara bahasa Jerman. Lalita juga mendapakan Masterclass dari Gabriela Popescu, seorang penyanyi opera asal Romania. Tahun 2017 Lalita mulai meniti karir sebagai penyanyi.

“THIS WAY” merupakan single pertama di 2018 dari Lalita, Lagu “This Way” diciptakan oleh seorang musisi kebanggan asal palu Zarro Ananta. Zarro, merupakan musisi yang multi talenta. Lirik dari lagu ini di ciptakan juga oleh Geta Gwyneth yaitu adik dari Lalita sendiri. “This Way” Menceritakan tentang Seorang perempuan yang awal nya hanya main-main perasaan dengan seorang laki-laki,  lama kelamaan muncul lah rasa suka tetapi tetap bimbang antara mau dan tidak mau. Lagu “This Way” ini bergenre RnB Latin.

Semoga lagu Lalita – This Way bisa membuat kita semua terhibur dan selalu ingat dengan musik ini. Salam musik Indonesia.

sumber : RPM

"BANG JARWO", SINGLE DANGDUT DISCO TERBARU IRMA DARMAWANGSA


Jakarta, Juni 2018 IRMA DARMAWANGSA, kelahiran Jakarta ini adalah seorang penyanyi dangdut, presenter, penyiar radio dan juga pencipta lagu. Di perjalanan karirnya Irma sudah banyak merelease karya nya melalui album dan beberapa single, di mulai pada album pertama nya di tahun 2005 "Sir Gobang Gosir"

Tahun 2018 ini Irma Darmawangsa bersama RPM merilis single "BANG JARWO". Irma  mendapatkan inspirasi membuat lagu ini karena sesuai dengan suasana hati & juga didapat dari orang-orang di sekitar yang kalau lagi jatuh cinta pasti akan selalu memuji pacarnya.

Nama Bang Jarwo sendiri mewakili nama khas orang Indonesia. Banyak pilihan nama seperti bang Joko, bang Cipto dan lain-lain, tapi setelah diseleksi nama bang Jarwo yang tepat untuk dipakai dalam judul lagu ini. Lagu ini bergenre dangdut dengan unsur musik disco dangdut di mix dengan koplo dut.

           

Semoga lagu ini bisa membuat kita semua terhibur dan semua yang mendengar lagu ini bisa mendapatkan energi yang positif serta selalu mencintai musik-musik Indonesia. Salam musik Indonesia.

sumber: RPM

KARAKTER INFERO SEMAKIN KUAT DI SINGLE KETIGANYA “SATU-SATUNYA”


"Selalu bersyukur pada sang pencipta". Itulah ungkapan kata INFERO untuk merilis single ketiganya 'SATU-SATUNYA" melalui pemutaran serentak pada Sabtu  30 Juni 2018. Infero lahir di Jakarta 19 Februari. Infero awalnya menekuni bakatnya sebagai seorang dancer. Mengembangkan bakatnya dari dunia seni tari, Infero kini menjadi seorang koreografer ternama di Jakarta.

Di setiap kesempatan waktu, Infero terus berkarya dengan single-single pop ballad ciptaannya. Sebelumnya INFERO merilis single "Melumpuh" (2016), "Pencuri Hati": (2017). Kini di tahun 2018, kembali single hasil karya ciptaannya "SATU-SATUNYA" dirilis bersama radio-radio di Indonesia. Single satu-satunya, penggarapan musiknya masih di percayakan pada musisi muda berbakat Endra HG, sama dengan single-single sebelumnya.  Beberapa pemerhati musik menilai karya Infero memang memilikki karakteristik khusus. Tema lagu-lagunya selalu berbicara tentang keindahan cinta. Lewat syair-syairnya yang bermakna dalam, single Infero dinilai cocok untuk dijadikan soundtrack film ataupun theme song.

MANUMATA RILIS SINGLE PERDANA “LAPAR”


Tahun 2012 menjadi moment penting bagi 4 bersaudara yaitu Oscar Emanuel Lena (OKA), Everd Arnold Riry (EVERD), Friti Putriesya Riry (UTHE), dan Yohanes Eiwurilwen Petrusz (JHO) sebagai moment terbentuknya group vocal rap mereka M A N U M A T A.

Nama MANUMATA diambil dari istilah yang dipakai untuk atap rumah tradisional daerah Maluku. Sehingga pengertian sesungguhnya dari MANUMATA adalah atap-rumah-keluarga dalam satu garis persaudaraan.


Kepiwaian mereka dalam berucap kata-kata cepat tak lepas dari lingkungan tempat tinggal mereka, sekaligus tempat lahir mereka Maluku. Bertumbuh hingga usia remaja sekarang di wilayah Nusaniwe Ambon. MANUMATA terinspirasi dari musik rap dan sering menyanyikannya di sela-sela keseharian mereka di rumah, sekolah dan lingkungan bermain.

Di bulan Mei 2018 ini, dibawah label Musik Bagus, MANUMATA merilis sebuah single perdana mereka yang berjudul "LAPAR". Lagu ini menceritakan tentang beragam menu-menu makanan Nusantara di padukan dengan cerita keseharian mereka. Semoga single ini menginspirasi dan menghibur pecinta musik Indonesia.

PERTAJAM KARAKTERNYA, LIA CALLIA RILIS SINGLE DANGDUT BREAKBEAT “GOYANG PECUT”



LIA CALLIA, selalu memberi warna segar di blantika musik dangdut. Pedangdut asal Banjarmasin ini sangat dikenal masyarakat pecinta dangdut melalui karakter dan penampilannya ala Catwoman. Digenggamannya selalu tampak pecut yang menjadi senjata andalannya. Karena itu tidaklah sulit mengenali Lia Callia ketika tampil di panggung.

Setelah sukses dengan single dangdut koplo sebelumnya "MUNGKIN DIA LELAH" (2016) dan " "DI MANA KAMU" (2017), kini LC panggilan akrab Lia Callia, merilis kembali single dangdut dengan nuansa house music atau lebih tepatnya dangdut breakbeat. Single "GOYANG PECUT" diciptakan oleh Abay dan arransemen musiknya disempurnakan oleh musisi muda berbakat Ais Arza.

Lagu  "Goyang Pecut" sesuai dengan julukan Lia Callia si Goyang Pecut. Lagu ini semakin  menguatkan ikon dirinya sebagai pedangdut  dengan ciri khas goyang pecut. Single ini dipastikan juga akan meramaikan lantai dansa dan panggung-panggung dangdut di tanah air.
Lia Callia adalah pedangdut jebolan KDI 2009 dan Finalis Dangdut Academy 2014. LC sangat optimis single barunya akan mengikuti sukses tembang sebelumnya.(aw)

VERTICAL BLUE OPTIMIS SINGLE “RASA” BAKAL MEMBUMI


           

November 2017 menjadi tahun lahirnya VERTICAL BLUE (VB). Berbagai kendala putus nyambung bersama personil terus dilalui hingga melahirkan release pertama single RASA (2018) yang diarransemen hingga mastering hanya butuh waktu seminggu. Tentunya dibantu oleh tangan dingin Muhammad Firdaus Oiwobo (Vocal) sebagai pencipta lagu/arranger/music director, dan tidak terlepas dari keterlibatan personil VB,  Ican (Bass), Arga (Keyboard), Gus Hery (Guitar), Ikbal (Drum) untuk mengisi dan menyempurnakan lagu Rasa menjadi maksimal.

Vertical Blue (VB) mempunyai idiom tersendiri, yaitu garis yang tidak putus secara vertical menuju Sang Pencipta. Semoga hubungan vertical ini menjadi roh dalam pesan-pesan yang dilantunkan Vertical Blue menjadi lebih bermakna lewat lirik dan nada.

Single Rasa menceritakan seseorang yang melepaskan kepergiannya, namun ingatan bersamanya tetap melekat dalam hati. Romantisme lagu tersebut memang sangat melekat sekali hingga RASA menjadi single romantis jagoan untuk diperkenalkan kepada publik.
Dari arransemen musik, single ini dikemas dalam balutan pop rock, yang tetap mengedepankan sebuah komposisi musik easy listening, yang dengan sangat mudah bisa dinikmati, oleh siapapun yang mendengarkannya.

Semoga dengan releasenya single pertama  VB “RASA” ini, berharap bisa diterima ditanah air dan menjadi khazanah keanekaragaman musik Indonesia"
"Saya memohon doa kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dukungan kawan-kawan radio di tanah air agar bisa menerima lagu lagu dari band VERTICAL BLUE," tutur Firdaus.(aw)

Jumat, 04 Mei 2018

TASYA ROSMALA BANGGA DENGAN PREDIKAT RATU GOPOH



Pedangdut TASYA ROSMALA, selalu menarik perhatian kalangan pecinta musik dangdut di Indonesia. Penyanyi dangdut yang kini masih berusia 15 tahun ini semakin bersinar dan menjadi salah satu bintang dangdut kebanggaan Jawa Timur dan masyarakat Indonesia. Di setiap penampilannya, selalu berbondong-bondong orang menyaksikannya. Bukan hanya karena suara emasnya, tapi kharisma Tasya memang membuat siapapun berdecak mengaguminya.

Memiliki nama lengkap Najwa Camila Tasya atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Tasya Rosmala adalah seorang Penyanyi Dangdut yang lahir Pasuruan, 31 Maret 2003. Bakatnya dalam bernyanyi khususnya musik dangdut, dimilikinya sejak kecil. Tasya Rosmala juga memiliki kemampuan dalam bernyanyi karena memiliki darah atau bakat keturunan dari Ibunya, Eva Rosmala, yang juga seorang penyanyi dangdut. Tasya Rosmala merupakan penyanyi pantura yang sudah melanglang buana saat usianya masih 6 tahun. Ditahun 2012, Dibawah naungan New Pallapa dan bersama labelnya Perdana Record. Banyak pengamat maupun Penyanyi Dangdut profesional yang akan memprediksi bahwa Tasya Rosmala akan menjadi bintang besar atau diva dangdut kenamaan tanah air.


April 2014 lalu. Tasya Rosmala sempat berkesempatan tampil di salah satu televisi swasta tanah air. Saat tampil di TV tersebut Tasya Rosmala masih berumur 11 tahun. Namun sekalipun masih tergolong belia, penampilannya kala itu dalam membawakan sebuah lagu membuat decak kagum beberapa host, di antaranya Shoimah, Wendy, dan Denny Cagur.

Tahun 2015, Tasya Rosmala lalu menginjakkan kaki di panggung orkes se-Jawa Timur, Tasya berhasil merilis single-single terpopuler seperti "Prasasti Cinta", "Dermaga Cinta", "Tangis Tanpa Air Mata", dan lain lain. Di Tahun 2016, nama Tasya Rosmala semakin dikenal dan meluas ketika ia wara wiri di beberapa program musik di TV nasional Seperti Bintang Pantura, D'Academy, Inbox (acara televisi), Pantura Show dan beberapa acara lainnya. Tasya Rosmala berhasil membuat masyarakat takjub akan suara indahnya.

Berkat kegigihan, kerja keras dan suara indahnya itu akhirnya Tasya Rosmala berhasil menyabet penghargaan insan dangdut pertamanya di Indonesian Dangdut Awards 2017sebagai Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Wanita Terpopuler 2017

Ada sebuah jargon ataupun tagline yang selalu diucapkan oleh Tasya Rosmala ketika beraksi di panggung. Saat perform sering kali terdengar ucapan kalimat “Gapoo Ta Broww”, yang bila diartikan kira kira berarti jangan buru-buru. Dari situlah musisi Rickman Romero mewujudkannya dalam sebuah lagu ‘RATU GOPOH’ sesuai julukan yang tertuju pada Tasya Rosmala. RATU GOPOH diciptakan khusus untuk Tasya Rosmala oleh Rickman Romero. Didukung oleh PERSADA RECORD SURABAYA, dan penggarapan music oleh OM. Persada Plus Surabaya, single ini dirilis Sabtu 12 Mei 2018 melalui pemutaran serentak di radio-radio di Indonesia. Single ini menceritakan tentang penampilan Tasya Rosmala ketika bernyanyi di panggung dangdut. Dengan warna musik dangdut koplo khas Jawa Timuran, single ini diharapkan bisa dinikmati meluas ke seluruh penjuru tanah air. (awe)

Minggu, 15 April 2018

ZEE ZAHRA LOUNCHING SINGLE 'KAU DAN AKU BERSAMA' DI HARI PERNIKAHANNYA


ZEE ZAHRA berangkat dari seorang model dan juga presenter. Bakat bernyanyi membawanya ke ajang audisi AFI Junior di tahun 2005. Saat itu Zee Zahra berhasil meraih peringkat ke 4. Segudang prestasi diraihnya, hingga 250 piala diraihnya. Tahun 2008, Zee Zahra sudah berhasil merilis sebuah album lagu anak-anak.






Zee Zahra lahir di Bekasi 8 November 1996. Zee juga menjalani studinya di Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta Barat. Bakat bernyanyinya terus berkembang dan semakin matang. Kembali meramaikan industri music Indonesia, Zee Zahra tahun 2015 merilis album dengan lagu utama “Ayah Bunda” dan single pop Indonesia yang berjudul “CINTA”. Lagu itu merupakan single recycle Vina Panduwinata yang diaransemen oleh Piyu eks PADI. Dan di tahun 2018 ini Zee Zahra kembali mempersembahkan karya terbaiknya. Sebuah single yang berjudul “KAU DAN AKU BERSAMA”. Single ini diciptakan oleh adiknya  M Haidar Yaafi. Single bertemakan cinta ini menceritakan tentang kisah perjalanan cinta Zee Zahra yang telah menjalani hubungan cinta jarak jauh dengan kekasih hatinya. Berbagai rintangan dan cobaan dilaluinya, hingga akhirnya Zee Zahra menikah pada Februari lalu dengan kekasih hatinya dan berakhir bahagia. Zee Zahra dipersunting oleh suaminya IPDA Anjar Maulana.

Single ini dirilis pada Sabtu 2018 di radio-radio di Indonesia, bersamaan dengan resepsi pernikahan Zee Zahra di Bidakara Grand Pancoran Jakarta. Zee Zahra berharap, lagu cinta ini bisa mengekspresikan rasa cinta semua wanita yang pernah menjalin cinta meski saling berjauhan.

Selasa, 03 April 2018

BAWAKAN KARYA ENDANG RAES, PEDANGDUT MALAYSIA ANWAR GOCHA MAKIN BERSINAR



Bagi pedangdut Malaysia ANWAR GOCHA, meniti karir di blantika musik dangdut membutuhkan strategi yang cerdas. Menyadari persaingan dan derasnya produksi lagu-lagu dangdut saat ini, Anwar Gocha melihat peluang untuk terus mengembangkan karirnya. Menggandeng musisi terkenal Endang Raes, Anwar Gocha  kembali merilis single ke 20 yang berjudul "MABUK RINDU" tepat di hari kelahirannya tanggal 9 Maret yang lalu.

Lagu Mabuk Rindu diciptakan sepenuhnya oleh oleh Endang Raes, sedangkan liriknya ditulis bersama K.A untuk menjadi bahasa Malaysia. Sedankan proses mixing dan masteringnya disempurnakan oleh Gito.  Single ini sebelumnya berjudul "Sekonyong Konyong" dan pernah dipopulerkan oleh Herri Idola. Setelah sekian lama lagu ini kemudian di recycle menjadi Mabuk Rindu dan dibawakan oleh Anwar Gocha.   "Sebenarnya saya sudah lama ingin membawakan karya salah satu musisi dangdut terkenal Indonesia. Baru di single ke 19 "Cinta Pandang Pertama" dan single ke 20 "Mabuk  Rindu" ini saya  diberi kesempatan untuk membawakan lagu beliau, " tutur Anwar Gocha.

Mabuk Rdu membutuhkan waktu sekitar 1 minggu dalam proses penggarapannya. "Setelah siap saya kasih ke pak Endang Raes dan Herri Idola untuk didengar dan dievaluasi. Alhamdulilah mereka berdua memberikan respon positif buat saya dan mereka suka dengan versi nyanyian saya, " tambah Anwar Gocha.

Mabuk Rindu kini sudah bisa diakses melalui Youtube dan bisa diunduh di portal www.audiomack.com. "Saya sejujurnya merasakan sangat beruntung karena bisa kerjasama dengan Endang Raes yang merupakan komposer dangdut terkenal di Indonesia dan juga bisa akrab dengan Herri Idola yang bagus banget dalam nyanyian dangdut. Saya berharap lagu ini akan diterima di Indonesia dan Malaysia,"tegas Anwar Gocha.

Anwar Gocha berharap lagu Mabuk Rindu ini bisa ikut sukses sama seperti 2 single sebelumnya "Siapa Namamu" dan "Aku Tresno Sliramu" yang banyak di putar di radio-radio di Indonesia.. Hingga kini Anwar Gocha terus sibuk mempromosikan lagu-lagu dangdut baru dan album pertamanya Goyang Dangdut Anwar Gocha. "Doakan saya untuk  segera membuat show promosi dan promo juga nanti di radio-radio di Indonesia," kata Anwar optimis.

Lagu Mabuk Rindu sudah banyak disuka oleh para pecinta musik dangdut di Malaysia. Melalui show-show yang dijalani Anwar Gocha. "Semoga lagu ini menjadi lagu favourit  dan bisa mewarnai blantika musik dangdut Indonesia dan Malaysia," ungkapnya. (sari)


Rabu, 28 Maret 2018

JIHAN AUDY DIGAET SMM RECORD RILIS PAMIT DANGDUTAN



JIHAN AUDY kini dikenal sebagai artis dangdut pendatang baru  yang sedang bersinar. Jihan Audy yang bernama asli Lia Arinde Silva ini lahir di kota Mojokerto Jawa Timur 12 Januari 2004.
Bakat seni nya terbukti mengalir dari kecil, terbukti sejak TK(Taman Kanak Kanak) dia sudah sering mengikuti lomba menyanyi disekolah dan mulai dikenal di musik dangdut ketika bergabung di orkes melayu New Palapa pada tahun 2016. Tak hanya OM. New Palapa, hampir semua Orkes Musik (OM) di Jawa Timur (Jatim) pernah sepanggung dengannya seperti  OM. Rosabella, Sera, Monata dan banyak lagi.

Dianugerahi suara merdu, lembut, dan bercengkok khas, dipandu tampilan di atas panggung yang mampu menghipnotis ribuan penonton, membuat pecinta dangdut semakin terpesona. Tidak heran, jika penyanyi yang selalu didampingi ibundanya di setiap kali manggung itu, sekarang berubah menjadi idola baru. Bahkan, pesonanya berpotensi menjadi trendsetter dunia musik dangdut zaman now. Sebab, bukan hanya di mata remaja dan orang dewasa, tapi penggemarnya telah merambah kalangan anak-anak.

Di media sosial, Jihan Audy sangat populer. Followers nya hampir mencapai 320 ribu lebih. Seiring banyaknya penggemar itu, sampai-sampai gadis berparas cantik, imut dan manis ini memiliki fans club. Para penggemar itu resmi tergabung dalam Jylo atau kepanjangan dari Jihan Audy Lovers. Dan, setiap harinya terus bertambah seiring kunjungan penggemar dangdut koplo Jawa berselancar di YouTube. Di antaranya tembang berjudul: Polisi sudah ditonton 7,6 juta; Juragan Empang (7,4 juta); Pengantin Baru (4,9 juta); Aku Cah Kerjo (3,6 juta); Jaran Goyang (3,4 juta); Titip Cintaku (3,3 juta); Ditinggal Rabi (2,8 juta); Despacito (1,6 juta) dan Ojo Nguber Welase (1,2 juta).

Berkat tingginya rating penggemar dangdut di dunia maya tersebut, tidak sedikit yang mulai menyandingkan Jihan Audy dengan penyanyi dangdut yang lebih senior dan familar. Seperti Via Vallen, Nella Kharisma dan Tasya Rosmala. Sebab, dia dianggap mampu merebut hati para pecinta dangdut Tanah Air. Tak lain berkat wajah ayu dan suaranya yang menawan.

Kali ini dibawah naungan PT. SUARA MEGA MANDIRI (SMMRECORDS), Jihan Audy mengeluarkan single baru yang berjudul ” PAMIT DANGDUTAN” ciptaan Anton Gholock. Lagu ini bercerita tentang penyanyi dangdut yang berpamitan show di panggung hajatan, berharap mendapat banyak saweran dari penonton. Jihan Audy berharap di single lagu “PAMIT DANGDUTAN” ini bisa mendapat respon yang baik dan dapat di terima di semua kalangan pecinta musik dangdut di tanah air maupun Mancanegara.


            

sumber : berbagai sumber

Kamis, 22 Maret 2018

AGGRIE M KELL RILIS DANGDUT BERBAHASA INGGRIS "DANGDUT IS THE MUSIC"

Pedangdut AGGRIE M KELL bersama AAP Records membuat sebuah gebrakan baru. Di akhir Maret 2018, pria kelahiran Lubuk Linggau 31 Agustus ini merilis sebuah single terbaru berbahasa Inggris. Judul singlenya "DANGDUT IS THE MUSIC", ciptaan  Kohar Kahler. Dangdut Is The Music bukan sekedar lagu dangdut biasa, tetapi dirilisnya lagu ini membawa beberapa misi Aggrie M Kell untuk terus berkarya menjayakan musik asli Indonesia.

"Awalnya saya berpikir, apakah cocok lagu dangdut menggunakan syair berbahasa Inggris. Tapi karena dukungan banyak pihak, kawan-kawan penyanyi, musisi, dan juga kawan-kawan media radio, single ini saya rilis bulan Maret ininlewat pemutaran serentak di radio-radio di seluruh Indonesia," tutur Aggrie M Kell.


Aggrie berpendapat bahwa musik dangdut harus terus diperjuangkan sebagai karya atau produk seni budaya kebanggan Indonesia. Menurutnya di mancanegara musik dangdut dapat diterima oleh semua kalangan. Mereka menghargai genre musik dangdut. "Banyak kawan-kawan penyanyi berjuang meramaikan industri musik dangdut dengan karya-karya gemilang. Kali ini saya mencoba mengangkat musik dangdut dengan gaya berbeda," ungkap Aggrie M Kell.


Menanggapi single dangdut berbahasa Inggris yang menurut sebagian orang akan sulit diterima oleh masyarakat, Aggrie mengatakan hal itu sama sekali tak beralasan. Menurutnya single "DANGDUT IS THE MUSIC" didesign dengan bahasa yang sangat mudah dipelajari dan diucapkan oleh semua lapisan masyarakat pecinta musik dangdut. "Mas Kohar sangat paham betul dampak dari lagu ini. Beliau sangat jeli melihat peluang dimana dangdut apalagi single Dangdut Is The Music ini lebih bisa diterima sebagai musik milik siapa saja. Mudah dinyanyikan. Sekali anda mendengarkan, selanjutnya pasti sudah hafal syairnya,"  kata Aggrie M Kell.

DANGDUT IS THE MUSIC

Dangdut Is The Music
How do you feel tonight
It's everithing alright
You still have a nice time

And now, no matter life is good
Or sometime it's bad
It's better let's the music play
Go  go  go . . .

Reff :
Dangdut is the music
It's can make you happy
You can dance with me

Listen to the music
It's can make you happy
Be happy all the time

Kohar Kahler memainkan single ciptaannya "DANGDUT IS THE MUSIC" dengan memadukan warna musik dangdut moderen - kontemporer. Ada sentuhan pop, hindie music, dengan pukulan tabla yang ekstrem. "Dangdut Is The Music...you can dance with me" (awe)