Selasa, 12 Februari 2019

MAKNAI LEBIH LUAS ARTI KASIH SAYANG, DUAKSARA RILIS SINGLE PERDANA “SEBUAH CERITA”


DUAKSARA adalah project musik beranggotakan dua orang bergenre british pop. Krist Segara di posisi vocal sekaligus gitar dan Hansen di posisi keyboards, dibantu beberapa additional player berformat music band dalam produksi recording atau live performs.

DUAKSARA berdiri pada akhir tahun 2018 ini merilis single perdana yang berjudul SEBUAH CERITA ciptaan Krist Segara. Single SEBUAH CERITA diproduksi secara Indie Label beroffice di Jakarta Barat. Single ini bercerita tentang makna cinta dan kasih saying yang multi tafsir. Cinta dan kasih saying bisa dipersepsikan dalam konteks berbagai model hubungan. Bisa antara sepasang kekasih, orang tua dan anak, antara sahabat, saudara, dan lain-lain. SEBUAH CERITA lebih menekankan pada sisi humanisme, mengandung pesan moral yang mendalam tentang makna saying yang lebih luas. 

Single ini dirilis dalam pemutaran serentak di radio-radio Indonesia pada Kamis 14 Februari 2019, bertepatan dengan tradisi valentine’s day. DUAKSARA berharap lagu perdana ini bisa menyentuh semua lapisan masyarakat. Bisa diterima dan dinikmati dan memberi energi positif bagi kemajuan industri musik pop di tanah air. Dalam waktu dekat, mereka akan segera mempersiapkan single-single berikutnya dalam satu album. Salam maju terus music Indonesia. Salam Cinta



Kamis, 07 Februari 2019

INFERO BERI SENTUHAN POP MELAYU DI SINGLE CINTA


"Mungkin sedikit berbeda dengan single saya sebelumnya". Itulah ungkapan kata INFERO untuk merilis single keempat di tahun 2019 'CINTA". Single pop dengan sentuhan melayu ini akan diputar bersama melalui pemutaran serentak pada Sabtu  9 Februari 2019.

INFERO lahir di Jakarta 19 Februari. Infero awalnya menekuni bakatnya sebagai seorang dancer. Mengembangkan bakatnya dari dunia seni tari, Infero kini menjadi seorang koreografer ternama di Jakarta. Selain itu INFERO tetap konsisten berkarya dengan lagu-lagu bernafaskan cinta.

Sebelumnya INFERO merilis single "Melumpuh" (2016), "Pencuri Hati": (2017). “Satu-Satunya” (2019). Dan kini kembali single ballad ciptaannya "CINTA". Single ini merupakan re-package dari single yang pernah di buatnya beberapa tahun yang lalu. “Saya coba kemas kali ini dengan warna berbeda”, tuturnya. Sementara untuk penggarapan musiknya masih di percayakan pada musisi muda berbakat Endra HG. Sama dengan single-single sebelumnya, banyak komentar dari penikmat dan pemerhati musik yang menilai karya Infero memilikki karakteristik. Tema lagu-lagunya selalu berbicara tentang keindahan cinta. Lewat syair-syairnya yang bermakna dalam, single Infero dinilai cocok untuk dijadikan soundtrack film ataupun theme song.

Semoga single ini mendapatkan tempat di hati pecinta musik Indonesia. Salam musik Indonesia.

Minggu, 06 Januari 2019

REVALINA AJAK GENERASI MILENIAL SUKA DANGDUT



Diakui atau tidak, musik dangdut sudah mendarah daging bagi masyarakat Indonesia.  Dangdut mulai bergeser dari ranah 'kampungan' menjadi 'trend zaman now'. Musik dangdut kini tidak lagi identik dengan goyang dan pakaian seksi. Penyanyi dangdut generasi milenial justru tampil imut ala bintang-bintang K-pop.

Tak bisa dipungkiri, musik dangdut tampil sebagai salah satu jenis musik paling populer yang disukai tidak hanya oleh masyarakat beragam kelas tapi juga mulai disukai oleh generasi millenial masa kini. WebTVAsia (2018) pernah mempublikasikan jika 33 persen generasi milenial suka dangdut. Pasar konsumen dangdut sepert ini tentu membuka peluang bagi penyanyi dangdut remaja generasi milenial untuk tampil dan meramaikan industri musik dangdut. Beberapa penyanyi remaja yang kini sangat populer di mata pecinta dangdut bisa dibilang seperti Via Vallen, Tasya Rosmala, Nella Kharisma dan lainnya. Mereka memulai karirnya sejak usia remaja.

Salah satu generasi milenial yang tertarik untuk menggeluti musik dangdut adalah REVALINA PUTRI ISKANDAR. Remaja kelahiran  Bandung 6 Desember 2004 ini  bersama Tiara Production memulai karyanya dengan sebuah single dangdut kekinian yang berjudul 'SESUKA HATIMU" ciptaan Doni CM. Single ini dirilis perdana melalui pemutaran Serentak di radio-radio di Indonesia pada Rabu 9 Januari 2019. Single yang bercerita tentang kisah cinta remaja yang masih menonjolkan ego-nya ini bergenre dangdut remix alternatif. Revalina punya pandangan sendiri tentang musik dangdut. Juara D'Terong Show Familly ini mengatakan kalau dangdut adalah musik yang mengasyikan. " Menurut aku dangdut itu musik yang membuat kita happy dan kita akan bergoyang jika mendengarnya," kata Revalina.

Ditanya soal predikat dirinya sebagai penyanyi dangdut generasi milenial, Revalina justru merasa bangga. "Aku akan sangat bersyukur jika masyarakat bisa menerima laguku. Awalnya seperti mimpi, aku bisa terjun di musik dangdut. Tapi setelah aku jalani semua proses pembuatan single Sesuka Hatimu, aku seneng banget pokoknya," tutur Revalina.

Penyanyi yang dekat dengan Elvi Sukaesih ini mengaku banyak mendapat dukungan dari bunda Elvi. Revalina berharap singlenya bisa diterima masyarakat. Revalina mengaku masih harus belajar banyak di musik dangdut. Namun paling tidak dengan single pertamanya ini masyarakat mengetahui jika remaja zaman now suka dangdut. (awe)

Sumber : berbagai sumber


Rabu, 26 Desember 2018

EKO MEGA BINTANG SAMPAIKAN PESAN MORAL LEWAT SINGLE TERBARU 2019 "CEMBURU BUTA"


 EKO MEGA BINTANG memulai karirnya dengan menjadi pekerja migran di Hongkong dan Taiwan. Namanya sangat populer di kalangan PMI (Pekerja Migran Indonesia). Kini Eko sukses merambah dunia hiburan sebagai penyanyi. Selain di dunia hiburan, Eko juga melakoni pekerjaannya sebagai seorang pengusaha, penerjemah, pendidik. Kini dia memilikki sendiri sebuah PJTKI Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia yang berlokasi di Tanggerang.


Membuka lembaran baru di tahun 2019, bersama Global Musik Management, Eko kembali menrilis single dangdut remix alternative karya Gito Shantiong dari Slamet Mahfudhoh. Single ‘CEMBURU BUTA” bergenre dangdut remix alternatif diaransemen musiknya oleh Gito Shantiong musisi asal Bandung. Single ini menyusul sukses single sebelumnya “NGOPI NGAPA NGOPI” (2017).



Single CEMBURU BUTA bukan sekedar lagu. Di dalamnya memuat pesan-pesan penting. Cemburu merupakan rasa emosional yang bisa dirasakan oleh siapa saja, baik dalam hubungan pertemanan, percintaan, pekerjaan/karir. Rasa cemburu yang berlebihan bahkan bisa merusak keharmonisan hubungan asmara. "Tema cemburu saya coba angkat menjadi sebuah lagu. Ada pesan moral yang mendalam. Perasaan cemburu bila dimaknai positif menjadi sebuah pembelajaran bahwa kita harus menghargai perasaan pasangan kita atau orang lain. Dari situ kita bisa merasakan kalau diri kita sangatlah berharga buat pasangan. Tapi kalau cemburu berlebihan malah bisa memunculkan tindak kekerasaan.," tutur Eko Mega Bintang saat syuting video klip di Jakarta baru-baru ini.

Video klip single Cemburu Buta masih dalam tahap finishing. Dalam pembuatan video klip kali ini Eko Mega Bintang menggandeng sutradara film terkenal Hamka Siregar. Konsep video kali ini menceritakan tentang kecemburuan istri pada suami yang berujung salah paham dan salah tafsir namun dikemas dalam nuansa komedi. Beberapa aktor terkenal berakting di video klip single Cemburu Buta seperti Yesi Kenyang, Ucok Baba, Roni Dozer, Regina dan lainnya. Ditanya soal penampilannya yang ala Korean Style, Eko mengatakan memang itulah ciri khas Eko dari dulu dan sekarang. "Aku memang suka dengan gaya Korea - Taiwan terutama di model rambut. Yang penting tetap elegan meski casual," kata Eko Mega Bintang.

Eko Mega Bintang datang ke Taiwan pada tahun 2008 sebagai TKI dan bekerja di daerah Taichung. Namun hanya 4 bulan ia bekerja di sana. Setahun kemudian ia kembali datang ke Taiwan dengan menggunakan visa pertukaran pelajar karena mendapat beasiswa dan kuliah di Mhin Shin University Hsincu County. Saat ia telah menguasai bahasa Mandari dengan baik, lantas ia terjun di dunia penerjemah pada sebuah agensy dan berlanjut sampai saat ini. Lulusan S2 Mhin Shin University Hsincu County ini selain aktif dalam dunia penerjemah, presenter dan bernyanyi di Taiwan, ia juga aktif dalam berbagai organisasi TKI yang berada di negara Tersebut. Ia juga pernah bekerja di Hong Kong pada tahun 2003 sampai dengan 2006 sambil menempuh pendidikan jenjang D III di Zhung Zheng University, Kowloon City Hong Kong, Jurusan Education Global Communication pada tahun 2004 – 2006. Sepulang dari Hong Kong ia melanjutkan studi S1 nya IKIP Jember, Jatim di fakultas Ekonomi Managemen pada tahun 2006 – 2008.  Pria yang sangat akrab dengan para TKI Taiwan ini pernah mendapat juara favorit Lomba penyanyi Depnaker Hsincu pada tahun 2012, Juara 2 Asian Idol Lomba penyanyi Depnaker Taipei. Selain itu ia juga mendapat pernghargaan dari Western Union pada tahun 2012.

Kini, ia konsisten dan terus menekuni dunia presenter, penyanyi, acting dan entertainment. Dalam menapaki dunia artis, ia telah perform di beberapa negara seperti Taiwan, Malaysia, Hong Kong dan berbagai kota di tanah air. Eko optimis tahun 2019 dangdut semakin disuka dan semakin eksis dengan karya-karya baru yang berkualitas. "Semoga single aku kali ini bisa diterima oleh masyarakat pecinta dangdut dimanapun berada, dan menjadi awal sukses dari karir saya sebagai penyanyi," tambah Eko Mega Bintang. (awe)

Sumber : dari berbagai sumber

Rabu, 19 Desember 2018

CAMEL PETIR TETAP EKSIS DI JALUR MUSIK DANGDUT (RILIS SINGLE “DEWI ASMORO” CIPTAAN ANTON OBAMA)


Sepuluh tahun berkiprah di jalur musik dangdut, tak membuat CAMEL PETIR meninggalkan label dirinya sebagai artis. Meski sempat menghilang dari dunia musik dan kesibukannya kerkarya di dunia politik, Camelia Panduwinata Lubis menyatakan dirinya tetap eksis di industri musik dangdut. Memang Camel Petir saat ini sedang berjuang menuju Senayan sebagai calon wakil rakyat dari daerah pemilihan atau Dapil Sumatra Utara. Niat Camel Petir untuk memperjuangkan aspirasi rakyat sudah benar-benar mantap.

“Ya, namanya juga ikhtiar untuk mendapatkan sesuatu, saya harus berjuang keras. Nah, kalau saya kemudian tetap mengandalkan label artis, karena saya ingin menarik perhatian massa,” tutur Camel Petir.

Kebetulan, kata politisi muda Partai Golkar ini, dengan memakai label artis lebih mengena. “Kalau perlu, saat sosialisasi, saya manggung untuk menghibur masyarakat yang bakal jadi calon pemilih nanti,” tuturnya.

Camel Petir mengatakan, eksistensinya di jalur musik dangdut juga karena kerinduannya untuk tetap berkarya di jalur seni dan hiburan. Camel Petir pernah meraih popularitas di masyarakat dari perjuangan awalnya sebagai penyanyi dan artis. Tahun 2010 Camel pernah melambung dengan single CKC (Cuma Kamu Cin). Kemudian berlanjut dengan single keduanya "Kedondong" (Kecanduan Doyan Berondong), dan pada akhir Desember tahun ini, Camel merilis single terbarunya yang berjudul "DEWI ASMORO".

"Aku pengen banget membawakan single dangdut bergenre etnik koplo. Kebetulan aku bertemu dengan Mas Sodiq Monata. Dia kemudian mempertemukan aku sama pencipta lagu terkenal Anton Obama," tutur Camel.

Anton Obama adalah pencipta lagu "Sayang" yang menjayakan nama Via Vallen di dunia musik dangdut. Camel berharap single etnik dangdut koplo dengan sedikit sentuhan bahasa Jawa ini mampu kembali menempatkan dirinya di industri dangdut saat ini. "Doakan aja ya, semoga aku bisa sukses juga seperti Via Vallen," ungkapnya.

Camel Petir mengakui membawakan lagu Dewi Asmoro butuh kerja keras utamanya dalam pengucapan kata-kata berbahasa Jawa. "Percaya ngga sih orang medan bisa juga berbahasa Jawa," jelas Camel Petir di sela- sela proses rekaman.

Saat ini video klip dalam proses penyelesaian atau finishing. Kesempatan syuting dilakukan saat berada di Jakarta. Proses penggarapan video klip dengan konsep etnik ini berjalan lancar, meski Camel harus kembali melanjutkan kesibukannya berkampanye.  Single DEWI ASMORO akan dirilis perdana dalam pemutaran serentak di radio-radio di Indonesia pada Sabtu 22 Desember 2018. “Lagu aku kali ini warnanya sangat berbeda dengan lagu sebelumnya. Request di radio yach, dan pasti dijamin bisa bergoyang,” kata Camel Petir

Selasa, 11 Desember 2018

PEGIAT ASOSIASI PENGUSAHA ARTIS DAN DESIGNER MAYA ANGKASA RILIS SINGLE DANGDUT 2019 SEMAKIN MESRA



Maya Angkasa menjadi sosok artis dan sekaligus designer ternama di Jakarta. Pandangannya terhadap dunia usaha dan entertainment dengan ide-ide cemerlang membuatnya dipercaya sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Artis dan Designer (APAD). Dalam kiprahnya Maya pasang target untuk membuat wadah organisasi profesi ini bisa eksis di tengah kehidupan masyarakat.

Terinspirasi untuk terus memberdayakan artis senior dan yunior di dunia seni, keartisan dan entertainment, Maya Angkasa merilis sebuah karya lagu dangdut yang berjudul "2019 SEMAKIN MESRA". Single ciptaan Yok Sadewo ini akan rilis perdana pada Jumat 14 Desember 2018 dengan dukungan radio-radio di Indonesia. Single dangdut kontemporer ini terbilang unik. Dari judul lagunya banyak menarik perhatian. "Kalau sekarang tahun politik ramai dengan hastag seputar pilpres, lebih baik aku buat hastag yang menyejukan aja kali ya #2019semakinmesra, " tutur Maya Angkasa.

Apa yang dikatakan Maya bukan tak beralasan. Dirinya punya visi jika tahun 2019 nanti dunia usaha khususnya di bidang seni budaya dan hiburan akan semakin produktif dengan aktifitas dan karya-karyanya. "Mesra ngga cuma soal cinta kan..tapi juga soal hubungan kerjasama positif antara kawan-kawan artis baik senior maupun yunior. Semua akan terlibat dalam memajukan bisnis hiburan di Indonesia, " kata Maya Angkasa.

APAD akan mengkolaborasikan keberadaan artis senior dan yunior. Juga untuk semua bidang seni dan keartisan.Karena itu, Maya pun sangat menyakini kalau artis-artis senior yang ada, masih memiliki nilai jual di masyarakat. Persoalannya, bagaimana untuk mendapatkan peluang dan kesempatan serta mengisi market (kebutuhan) di masyarakat.

Artis yang sempat menggalang dana bagi korban bencana Palu dan Donggala dalam kegiatan sosial APAD ini berharap karyanya bisa menghibur masyarakat. "Semoga lagu 2019 Semakin Mesra bisa diterima masyarakat dan tentunya bisa menghibur. Terima kasih saya ucapkan untuk semua pihak yang telah bekerjasama untuk rilis lagu ini," jelas Maya Angkasa.

Senin, 10 Desember 2018

AGGRIE M KELL SELALU DEKAT DENGAN PENGGEMARNYA


"Pencapaian yang ingin saya raih, selain kualitas vokal juga karakter dari lagunya yang bisa diterima masyarakat luas"

Industri musik dangdut kini semakin menggeliat dengan hadirnya artis penyanyi yang sangat produktif. Karya-karya baru yang dilahirkannya makin memberi warna dan energi positif di mata para pecinta musik dangdut negeri ini. Lahir di Lubuk Linggau 31 Agustus pedangdut AGGRIE MUARA KELL menjadi salah satu penyanyi dangdut yang patut di perhitungkan. Beberapa album telah diproduksi bersama AAP Record. Single-singlenya hampir semua akrab di telinga masyarakat dangdut. Aggrie M Kell juga dikenal sangat dekat dengan penikmat dangdut tanpa pandang usia. Tua muda menyukai penampilannya yang sederhana dan nyentrik. Yang ada dalam pikirannya adalah bernyanyi, menghibur masyarakat dengan lagu-lagunya.

Selain itu nama Aggrie M Kell sangat populer di media baik media online ataupun media elektronik. Hampir di setiap aktifitas promo single atau albumnya selalu mendapat respon positif dari media. Aggrie M Kell merangkul media karena media mewakili masyarakat. Radio terutama sangat dekat dengan sosok Aggrie M Kell.


Salah satu radio yang paling aktif menggandeng Aggrie M Kell dalam kegiatan off air adalah Radio Elgangga 100.3 FM di Bekasi. Hari Minggu 2 Desember 2018 kemarin, Aggrie M Kell ikut meramaikan gelaran Bekasi Fun Walk 2018. Acara jalan sehat yang diikuti oleh masyarakat kota Bekasi, fans radio Elgangga, juga fans Aggrie M Kell atau "Aggrielsker" ini berjalan meriah. Di acara itu Aggrie M Kell tampil menggoyang panggung Bekasi Fun Walk. Aggrie tampil dengan 2 lagu. Lagu "Lari Pagi" dan lagu terbarunya "SSKM" (Sedikit-Sedikit Kamu Marah) membuat seluruh peserta Fun Walk bergoyang. "Alhamdulilah, acara berjalan lancar, semua senang, semua terhibur. Yang paling penting kita semua bisa berkumpul bersilaturahmi. Terima kasih sudah menerima Aggrie M Kell di setiap aktifitas fans gathering seperti ini," tutur Aggrie M Kell.

 Penyanyi dangdut yang akrab dengan penyanyi senior Rita Sugiarto ini optimis musik dangdut akan terus berkembang dengan warna-warna baru. Aggrie juga telah merilis karya-karya sebelumnya. Single dangdut klasik yang sangat disukai masyarakat adalah "Entah Apalagi, Khayalan Rindu". Aggrie juga telah merilis single dangdut berbahasa Inggris " Dangdut Is The Music".

Memenuhi selera pasar dangdut, Aggrie M Kell juga merilis lagu-lagu dangdut bernuansa koplo seperti : Bumi Semakin Panas (2016), Patimon (2017),  Rondho Anak Limo (2017), Memeti (2018). Lagu tematik spesial lebaran juga sempat dirilisnya. Lagu  Kangen Kampung (2018). Lagu Kangen Kampung merepresentasikan keinginan para pekerja migran yang merindukan pulang ke kampung halaman. Ditanya mengenai penampilannya di TV nasional, Aggrie mengatakan kalau semua akan tiba pada saatnya. "Saya sekedar berkarya, bernyanyi dan menghibur semua orang. Saya sangat bersyukur jika nantinya bisa juga mengisi acara di TV nasional, " tambah Aggrie M Kell.

Minggu, 09 Desember 2018

SINGLE PERDANA " APA BENAR" SIAP MENEMBUS TANGGA LAGU POP INDONESIA


Dengan notasi sensitif tapi tetap easy listening, membuat single terbaru AYA - APA BENAR produksi RPM (Royal Prima Musikindo) mendapat tenpat di hati pecinta musik pop Indonesia.

Bukan Berarti ku tau
Cintamu Tulus untuk ku
Bukan berarti ku mengerti
Yang terjadi slama ini
Sayang....Itu katamu
Apakah itu hati mu
Sayang..Itu katamu
Ku masih Ragu

Reff:
Apa benar kau sayang
Apa benar kau cinta
Karna selama ini
Aku yang  trus mengalah
Apa benar kau sayang
Apa benar kau cinta
Karna selama ini
Aku yang trus mengalah

Sejak kecil kecintaan Aya pada musik sangat besar, dan dengan dukungan orang tua, Aya terus mengasah vocalnya. Sampai akhirnya setelah lulus SMA kecintaan terhadap musik kian membara.
Aya melanjutkan studi Pra ISI di Anima Music Indonesia dengan major vocal. Tidak berhenti sampai disitu, Aya membuat group band longtrip show di beberapa kota Indonesia pun dilakukan, namun pada akhirnya alasan pekerjaan, Aya harus meninggalkan sementara dunia musik. Namun kini setelah lama meninggalkan dunia musik, dan beberapa tahun mempersiapkan diri untuk kembali ke dunia musik Indonesia.

Kini Aya kembali ke musik dan siap mewarnai industri musik pop Indonesia. Single dengan judul “APA BENAR”. Lagu ini memberikan warna musik baru di industri musik Indonesia, Aya yakin kemasan lagu “APA BENAR” bisa menyentuh hati para pendengar.

“Trimakasih Kepada Tuhan Yesus Atas Kemurahannya, Sehingga sku boleh menyelesaikan single ini. Trimakasih untuk keluarga, sahabat, yang senantiasa support di setiap proses single Apa Benar Trimakasih untuk Kak Andre selaku pencipta lagu Apa Benar, yaag memproses mulai dari pembuatan music, rekaman sampai mastering lagu Apa Benar Terimakasih untuk Mr. Octav Panggabean And RPM Best Team yang mendukung saya rilis single Perdana saya ini. Terimakasih untuk seluruh media yang mendukung saya, Semoga lagu ini bisa menembus deretan lagu-lagu paling populer di Indonesia,"  salam manis dari aku AYA.


Senin, 05 November 2018

NENG PINK PINK RILIS SINGLE “MIMPI APA”, KARYA BESAR MUSISI A. HAMID ASAL KALIMANTAN

NENG PINK PINK semakin memantapkan keseriusannya di dunia entertainment dengan merilis single terbarunya “MIMPI APA”. Single dangdut kontemporer ini akan segera dirilis pada tanggal 9  November 2018 mendatang.  Single ini diciptakan oleh  A Hamid (almarhum) dan penggarapan musiknya dikerjakan oleh Ahyan Sukmaraga. Nama A Hamid sangat dekat dengan masyarakat di Kalimantan. Almarhum adalah pencipta dan pelantun lagu “Siti Ropeah” yang sangat merakyat di Kalimantan. Sedangkan Ahyan Sukmaraga sendiri adalah seorang arranger yang banyak menggarap music dari lagu-lagu pedangdut Caca Handika.

“Ini adalah penghormatan aku pada beliau, karena aku sendiri kelahiran Banjarmasin,” kata Neng Pink Pink. Mantan Galuh Banjar kelahiran 9 Januari 1991 ini mengaku sangat bangga bisa membawakan lagu karya musisi besar asal Kalimantan. “Aransemen musiknya juga fresh dan ini genre baru yang pernah aku bawakan. Sangat berbeda dengan single-single aku sebelumnya,” tambah Neng Pink Pink.

Perjalanan karir Neng Pink Pink boleh dibilang sangat berliku. Dari Banjarmasin hijrah ke Jakarta untuk mengadu nasib sebagai penyanyi dangdut. Konsistensinya di jalur musik dangdut dibuktikan dengan menjadi finalis Trio Bohay #D Show di Indosiar. Neng Pink Pink tercatat pernah bergabung juga di Kudeta Management milik Vicky Prasetyo. Neng Pink Pink sendiri telah mengeluarkan beberapa single lagu diantaranya berjudul Setengah Gila (Trio Bohay), Masih Ada Cinta Lain , Dibohongin Ciptaan H Ukat S, Kau Culik Pacarku Ciptaan Endang Raes  dan Kok Kak Kok dan Goyang Tarling.  Tahun 2017, Neng Pink Pink kembali berkibar dengan single recycle “Surat Biru” ciptaan Jaham. Lagu berbahasa Sunda ini pernah dipopulerkan oleh Dadang Anesa dan kemudian diubah menjadi bahasa Indonesia. Single ini banyak diputar di radio-radio dangdut di Indonesia.

Mendengarkan single “MIMPI APA” anda akan dimanjakan dengan kualitas vocal Neng Pink Pink yang semakin matang. Warna musiknya digarap elegan dengan menggabungkan nuansa dangdut klasik dan unsur musik pop. Single ini menceritakan tentang kegundahan seorang wanita yang mendadak diputus cintanya oleh pasangannya. Semoga bisa menghibur dan memberi energi positif. (awe)

Senin, 29 Oktober 2018

GAET PERSONIL SONETA, TYO DEWANTO RILIS SINGLE DANGDUT "HUTANG DAN SAYANG"


Jatuh bangun perjalanan karirnya di dunia entertainment, membuat TYO DEWANTO semakin matang dalam menghadapi semua tantangan. Pemuda asal Pacitan Jawa Timur ini kini berhasil mengembangkan sayapnya dengan membuka sekolah akting SANGGAR CERAH  di Jakarta dan Bogor. Tyo Dewanto selain memilikki talenta  sebagai penyanyi, juga menekuni bakatnya di dunia akting. Selain beberapa album dan single yang dirilisnya, dia juga bermain dalam beberapa film seperti : Harta Tahta Wanita, Hanyalah Tuhan Yang Tahu, , Bangkit Dari Lumpur, Anak langit, Untukmu Ayah, Istriku Ngidam Ayu Ting Ting, Oh My God  . Film terbaru yang dibintanginya adalah film "KANCE" (Matahari Di Tanah Ranau) yang diproduksi tahun lalu.

Karir bernyanyinya dimulai dengan single: Spot Jantung (single 1) dan Beras Plastik (single ke 2). Beberapa show off air dangdut di beberapa kota : Surabaya, Gresik, Ponorogo, Jakarta, Bogor, dan di luar Jawa. Promo tour ke radio-radio dan tampil di Matrix TV dan Bandung TV.

Di awal 2017, Tyo Dewanto hit  dengan single baru bernuansa etnik Jawa yang berjudul “Romo-Ibu” ciptaan Seniman Ngalengko alias Gondhes. Single dangdut etnik Jawa dengan alunan musik dangdut koplo ini ternyata disukai semua pecinta musik dangdut di Indonesia bahkan sampai Malaysia dan Singapura. Di awal November 2018 Tyo Dewanto kembali merilis single dangdut terbarunya yang berjudul "HUTANG DAN SAYANG" ingle dangdut klasik ini diciptakan oleh salah satu personil SONETA Mamat Key Soneta (pemain keyboard). Single ini menceritakan tentang realitas kehidupan seseorang  yang harus rela berhutang demi mendapatkan cintanya. Lagu "Hutang dan Sayang" sangat mudah dicerna dan dinikmati para pecinta dangdut di tanah air.

Di balik rilis single Hutang dan Sayang ada cerita menarik. Ditanya mengenai bagaimana awal pertemuan Tyo Dewanto dengan Mamat Key Soneta, Tyo mengatakan kalau mereka bertemu di lokasi sekolah aktingnya. "Saya nggak menyangka sebelumnya. Mas Mamat datang ke sanggar saya untuk belajar akting. Dari situ saya coba ngobrol dengan beliau tentang keinginan saya untuk membuat single dangdut. Mas Mamat kemudian menawarkan salah satu single karyanya yang berjudul Hutang dan Sayang. Begitu mendengarkan lagu ini saya langsung terkesan dan termotivasi untuk segera berlanjut ke proses produksinya," tutur Tyo Dewanto.

Banyak tantangan dalam membawakan lagu ini. Selain warna musik khas Soneta yang sangat kental di lagu ini, juga cengkok dangdut yang harus ditaklukan oleh Tyo Dewanto. "Saya memang harus kerja keras dan banyak berlatih untuk proses rekaman single ini. Meski ada kekurangan, saya berhasil menyelesaikan dengan baik, " jelas Tyo Dewanto. Single produksi Cerah Music Production ini semoga bisa diterima dan mewarnai musik dangdut Indonesia.

Rabu, 19 September 2018

MALA AGATHA KOLABORASI VIOLIST HENDRI LAMIRI, RILIS SINGLE DANGDUT “BIDUK CINTA”


MALA AGATHA penyanyi muda berbakat asal kota Blitar Jawa Timur ini semakin memperkuat eksistensinya di kancah inustri musik dangdut. Kali ini MALA merilis single "BIDUK CINTA", ciptaan Pup Pup Welly. Single ini akan dirilis melalui pemutaran serentak bersama radio-radio di Indonesia dalam waktu dekat ini. Tak tanggung-tanggung, MALA AGATHA kali ini menggandeng musisi dan pemain biola nasional yang sudah sangat populer namanya HENDRI LAMIRI. Penggarapan musik oleh arranger Mr. Jepank memadukan musik dangdut yang easy listening dalam balutan alunan suara biola yang berkesan elegan. BIDUK CINTA menceritakan tentang perjalanan cinta sepaang kekasih yang sangat berliku. Ada kesetiaan, pengorbanan hingga pengkhianatan. Single ini bisa merepresentasikan kegalauan hati yang mungkin juga dirasakan oleh para penikmat dangdut.

Mala Agatha, lahir pada 13 Januari 1998 di Blitar Jawa Timur. Memulai karirnya sebagai penyanyi panggung sejak usia 13 tahun. Bakat dan kapasitas  bernyanyinya mampu menaklukan segala jenis lagu, mulai dangdut, campursari hingga lagu pop. Mala Agatha juga banyak tampil di beberapa Orkes Melayu di Jawa Timur. Banyak label lokal Jawa Timur bahkan nasional menggaetnya untuk produksi lagu. Tak heran jika namanya sangat dikenal oleh para pecinta musik dangdut di Jawa Timur. Beberapa single yang telah dirilis sebelumnya “Sorry I’m Sorry, Goresan Luka Loversku, Sayang 9”, dan lainnya.


Menurut kaca mata Pencipta lagu Pup Pup Welly, penyanyi seperti Mala Agatha memilikki kemampuan bernyanyi yang sangat mumpuni. “ Mala adalah soloist multi talenta. Dia menguasai rap, stakato, fibra dan tehnik falsetto,” tutur Pup Pup Welly. Energi positif Mala Agatha selalu mengalir ke penonton dan pendengar ketika dia tampil dalam sebuah show. Tak heran jika kini semakin banyak anggota fans clubnya yang biasa disebut MALAGA FAMILY.
Mala Agatha berharap single ini bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, menghibur dan mewarnai musik Indonesia.