Kamis, 20 Juni 2019

PENYANYI DANGDUT MALAYSIA ANWAR GOCHA SIAP PEMUTARAN SERENTAK LAGU BARU "ASHIQNYA" DI RADIO INDONESIA


Penyanyi dangdut muda asal Malaysia Anwar GoCha kembali merilis single terbarunya yang berjudul "Ashiqnya". Pemutaran perdana single ini akan dilakanakan pada Sabtu 22 Juni 2019, bersama radio-radio dangdut di Indonesia. Anwar GoCha memang sengaja meluncurkan single anyarnya di Indonesia, mengulang sukses dari single-single sebelumnya seperti "Siapa Namamu, Adinda, Aku Tresno Sliramu, dan Mabuk Rindu".

Anwar GoCha boleh dibilang sangat produktif dengan karya-karyanya. Di bawah label The Fairytale Entertainment, sebanyak 30 lagu dangdut telah diproduksi dan dikemas dalam 2 album. Album pertamanya "Goyang Dangdutnya Anwar GoCha dan Album kedua "Best of Dangdut Anwar GoCha". Single "Ashiqnya" merupakan lagu ke 29 di album Best Of Dangdut Anwar GoCha. Lagu ini diciptakan oleh Vish musisi Malaysia dan penggarapan musiknya oleh Chandra BBG aranger asal Gorontalo Sulawesi Utara. Menjadi ciri khas semua lagunya yang selalu berirama riang, lagu "Ashiqnya" berkisah tentang bagaimana seseorang yang sedang dimabuk cinta. Ada rasa rindu, gelisah, bahagia, semuanya bercampur jadi satu."Saya bernyanyi untuk mengajak semua orang senang, gembira dan ikut bergoyang. Termasuk di lagu terbaru Ashiqnya ini," tutur Anwar GoCha.

Di usianya yang ke 25 tahun, Anwar Gocha mencatat perjalanan karir yang amat berliku. Merasakan dan melihat musik dangdut yang sangat berkembang di Indonesia, sementara di negaranya dangdut kurang diminati, Anwar membulatkan tekadnya untuk memperkenalkan karya musiknya di Indonesia. Menggandeng dan mengkolaborasikan musisi Malaysia dan Indonesia, Anwar Gocha mempromosikan single pertamanya 'Siapa Namamu' di tahun 2017 lalu. Berkunjung ke Indonesia dan mempromosikan lagunya melalui wawancara radio dan televisi di Surabaya dan Jakarta. Hasilnya, lagu Siapa Namamu mulai memberi warna baru di radio-radio di Indonesia. Di tahun yang sama, Anwar GoCha kembali merilis single 'Aku Tresno Sliramu'. Lagu berbahasa Indonesia-Jawa itu lebih mendapat respon positif di Indonesia, Beberapa radio di Indonesia sempat menempatkan lagu tersebut di tangga lau dangdut terpopuler dan menjadi hot request penikmat lagu dangdut di Indonesia. di tahun 2018 Anwar GoCha kembali bersinar dengan lagunya "Mabuk Rindu" ciptaan Endang Raes dan K.A. Lewat lagu itu Anwar GoCha semakin populer di Malaysia. Didukung oleh aktifitasnya yang tak pernah henti untuk terus memperkenalkan karya-karyanya diberbagi acara show dangdut, Anwar GoCha mulai dilirik oleh media radio dan bahkan televisi Malaysia. Kini Anwar GoCha mengisi beberapa program dangdut dan keberadaanya semakin dikenal di jajaran musisi senior di Malaysia.

Anwar GoCha kini tengah menjalani kesibukannya di berbagai show dan tengah mempesiapkan pengarapan video klip lagu "Ashiqnya'. Anwar berharap melalui karya terbarunya ini bisa menghibur masyarakat pecinta dangdut di Indonesia dan Malaysia. "Para pecinta dangdut bisa mendengarkan dan menyaksikan semua karya saya melalui www.audiomack.com, youtube, maupun aplikasi Tik Tok,"  tambah Anwar GoCha.

Menurut rencana, Anwar GoCha akan mengatur kunjungannya utnuk kembali ke Indonesia dalam rngkaian promo tournya. "Saya inin bertemu kembali dengan sahabat-sahabat di Indonesia, teman-teman media yang membantu memperkenalkan dan menerima karya-karya saya," tutup Anwar GoCha.

The Fairytale Entertainment Malaysia
A N W A R  G O C H A
Twitter     : @anwar_gocha
Instagram : anwargocha
Facebook  : Anwar Gocha

Powered by Awe Smart Promotion Indonesia
Call/WA 082234859501, 082234348755

Senin, 20 Mei 2019

MALA AGATHA SEMAKIN MEMBUAT REMAJA DOYAN DANGDUT




Lebih akrab dengan Mala Agatha, penyanyi yang lahir pada 13 Januari 1998 di Blitar Jawa Timur ini mulai mengawali karirnya sebagai penyanyi panggung sejak usia 13 tahun. Bakat dan kapasitas  bernyanyinya mampu menaklukan segala jenis lagu, mulai dangdut, campursari hingga lagu pop. Mala Agatha juga banyak tampil di beberapa Orkes Melayu ternama  di Jawa Timur. Banyak label lokal Jawa Timur menggaetnya untuk produksi lagu. Tak heran jika namanya sangat dikenal oleh para pecinta musik dangdut di Jawa Timur. Kini banyak label skala nasional mulai meliriknya. Salah satunya PT. Global Musik Era Digital. Mala Agatha dipercaya membawakan lagu baru "KANGEN KAMU (BANGET)" karya Pup Pup Welly, seorang pencipta lagu yang sangat produktif dengan karya-karyanya.

Single ini penggarapan musiknya duserahkan pada Maska Pro dengan menggabungkan warna musik pop, reggae, dan dangdut koplo. Single ini sengaja dikemas musiknya untuk bisa dinikmati semua kalangan. Menurut Pup Pup Welly, Mala Agatha sangat mendapatkan simpati dari kalangan remaja. "Warna suara dan karakternya representasi dari penyanyi generasi milenial, " tuturnya. Single ini sangat sederhana liriknya. Bercerita tentang kerinduan yang dirasakan pasangan muda yang sedang menjalin cinta.

                       

KANGEN KAMU (BANGET) hari ini muncul di youtbe channel Global Musik Era Digital dan segera dirilis juga di radio=radio di Indonesia, Mala Agatha  semakin memperkuat eksistensinya di kancah inustri musik dangdut. Sebelumnya MALA merilis single "BIDUK CINTA", ciptaan Pup Pup Welly.  Tak tanggung-tanggung, Mala Agatha menggandeng musisi dan pemain biola nasional yang sudah sangat populer namanya HENDRI LAMIRI.  Beberapa single yang telah dirilis sebelumnya “Sorry I’m Sorry, Goresan Luka Loversku, Sayang 9”, Memilih Setia (pop), dan lainnya. Mala Agatha berharap single ini kembali bisa diterima oleh masyarakat luas. (awe)

Senin, 29 April 2019

TINGKATKAN KUALITAS DIRI LADY LINE RILIS SINGLE RELIGI BULAN PENGAMPUNAN



"Buat aku membawakan single religi bukan hanya memenuhi tren bermusik di bulan ramadhan, tapi murni  niat aku untuk memperbaiki kualitas diri ke arah yang lebih baik," tutur Lady Line.
Itulah suara hati Lady Line menjawab pertanyaan seputar rencananya merilis single terbaru religi BULAN PENGAMPUNAN. Lady Line memang ingin tantangan baru dengan membawakan single religi. Single yang diciptakan sekaligus digarap musiknya oleh Don Kinol ini akan dirilis memalui pemutaran perdana didukung oleh radio-radio di seluruh Indonesia pada Minggu 5 Mei 2019. "Insyalah bertepatan dengan hari pertama  kita menjalankan ibadah puasa,"tambah Lady Line.

Bulan Pengampunan bercerita tentang sebuah keinginan untuk kembali pada ketaqwaan. Sebelas bulan manusia banyak disibukan oleh kesibukan duniawi hingga melupakan akhiratnya. Melalui lagu ini Lady Line mengajak siapapun untuk bertobat dan memanfaatkan kehadiran bulan ramadhan yang penuh ampunan, dengan meningkatkan amal dan ibadahnya. "Lagu ini sederhana syairnya, tapi memuat pesan moral," jelas Lady Line. Seperti syair di bawah ini :

                  

Bulan Pengampunan

Ada satu bulan diantara bulan
bulan kemenangan penuh berkah
bulan suci bulan pengampunan
sucikan dosa dosaku
kau berikan waktu  untukku bertobat
dari segala dosa dosaku
dari segala kekilafan
ya Allah ya Robbiku
terimalah sujud ini

Sebelas bulanku kejar dunia
sampai terkadang kutinggalkan sholat
sebelas bulan ku mencari dunia
sampai terkadang  kulupa akhirat
bulan suci ramadhan
kau tetap mengampuni

Lady Line lahir di Bandung 24 Juni, mengawali karirnya sebagai seorang DJ. Lay Line telah merilis beberpa single . Kurang lebih ada 10 single dirilisnya. Salah satu single dangdut remix populernya "Lho Koq Marah". Karirnya sebagai DJ dan penampilannya di berbagai kota besar di Indonesia cukup membawa namanya di jajaran top female DJ di Indonesia.

Lady Line berharap single religinya kali ini bisa diterima dan dinikmati oleh seluruh pendengar radio dimanapun berada. "Semoga jadi lagu yang penuh berkah di bulan ramadhan,"tutup Lady Line.(awe)

Selasa, 23 April 2019

INFERO TEMBUS BATAS KENYAMANAN, RILIS SINGLE "CINTA TAK PERLU KATA"




"Saya mencoba menembus batas kenyaman" itulah yang dikatakan INFERO terkait rilis single terbarung CINTA TAK PERLU KATA. Di bulan April ini Infero mengeluarkan single kelimanya hasil ciptaannya, digarap musiknya oleh Endra HG. Sangat berbeda dengan single-single sebelumnya kali ini Infero mecoba tampil lebih energik, dinamis dan funky. "Temanya sih masih seputar cinta dan cinta," tutur Infero.

Single Cinta Tak Perlu Kata menandai semakin konsistennya Infero berkarya di dunia musik pop Indonesia. Selain kesibukannya menjadi seorang koreografer terkemuka di Jakarta, dirinya tetap mengolah bakat bermusiknya. Semua lagu yang dibawakannya adalah hasil ciptaannya sendiri. Sedangkan tema cinta sudah menjadi karakternya dalam setiap karyanya. "Cinta Tak Perlu Kata menceritakan tentang reaksi emosional dua insan yang sudah saling merasakan cinta. Bukan lagi kata-kata yang harus mereka sampaikan untuk menyatakan cinta tapi cukuplah hati yang berkata-kata," imbuhnya.

Sebelumnya INFERO merilis single "Melumpuh" (2016), "Pencuri Hati": (2017). “Satu-Satunya” (2018, Cinta (2019) dan single terbarunya Cinta Tak Perlu Kata. "Aku berharap single kelima kali ini lebih segar di telinga, menghibur, dan bisa dinikmati semua pecinta musik pop di Indonesia. Terima kasih juga untuk semua pihak yang mendukung saya, khususnya kawan-kawan radio yang ikut memberikan tempat bagi karya saya untuk dikenal masyarakat," tutup Infero.

Minggu, 17 Maret 2019

OPTIMIS KARIR SEMAKIN BERSINAR, EKO MEGA BINTANG RILIS SINGLE DANCE-DUT "GITU AJA KOK REPOT"


Membuktikan keseriusannya di dunia entertainment, EKO MEGA BINTANG kembali berkarya di jalur musik dangdut. Di bulan Maret ini Eko Mega Bintang merilis sebuah single dangdut yang berjudul "GITU AJA KOK REPOT". Single ini menyusul sukses single sebelumnya CEMBURU BUTA yang baru saja dirilisnya di awal tahun 2019. Bekerjasama dengan pencipta lagu berbakat Ipoenk ZA dan arranger Roy B, lagu Gitu Aja Kok Repot siap dirilis pada 19 Maret 2019 didukung oleh radio-radio di Indonesia.

Single Gitu Aja Kok Repot menceritakan tentang sebuah hubungan cinta yang berbelit-belit tanpa kepastian. Uniknya lagu ini ditulis Ipoenk ZA hanya dalam waktu 2 jam. " Semua serba kebetulan. Waktu itu saya bertemu Eko Mega Binta di sebuah label di Jakarta. Setelah sharing tentang sebuah lagu, saya punya konsep lagu Gitu Aja Kok Repot. Ternyata Eko suka dengan lagu itu dan jadilah..," kata Ipoenk ZA.

Gitu Aja Kok Repot sedikit berbeda warna dengan single Eko Mega Bintang sebelumnya. Penggarapan musiknya dikerjakan oleh Roy B yang memberi warna lebih progresif dan dinamis di single ini. Lebih tepatnya "dance-dut" dengan sentuhan house mix. Mendengarkan awal lagu ini, pecinta musik dangdut pasti langsung bergoyang. Eko Mega Bintang optimis dengan lagu ini karirnya sebagai penyanyi dangdut semakin bersinar. Pengalaman hidupnya sebagai pekerja migran di Taiwan sampai menjadi pengusaha dan konsistensinya di jalur musik, membuatnya tampil di beberapa negara seperti Taiwan, Hong Kong, Malaysia dan beberapa kota di tanah air. "Saya berharap masyarakat menyukai lagu-lagu saya. Tak hanya Gitu Aja Kok Repot, tapi juga single-single saya sebelumnya seperti Cemburu Buta dan Ngopi Apa Ngopi," tutur Eko MB.

Eko optimis tahun 2019 dangdut semakin disuka dan semakin eksis dengan karya-karya baru yang berkualitas.

Selasa, 05 Maret 2019

TERISPIRASI DARI CURHATAN PARA FANS, LARA LUNCURKAN SINGLE “PULANG DONG SAYANG”



Artis cantik asal Jawa Timur ini memang ngga pernah berhenti berkarya. Produktif dengan merilis single baru, hingga covering lagu-lagu. Baru saja meluncurkan single pop berbahasa Inggris CALL ME yang kini ramai diputar di radio-radio, kali ini masih bersama AU Production, LARA kembali memperkenalkan lagu barunya yang berjudul PULANG DONG SAYANG (PDLS). Lagu ini akan dirilis melalui pemutaran serentak di radio-radio di Indonesia pada Kamis 7 Maret 2019.

Yang menarik dari single ke 6 LARA ini adalah lagu ini didedikasikan untuk para pekerja migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sedang bekerja di negeri orang. “Single ke-6 ini beda dengan lagu-lagu saya sebelumnya. Ini liriknya lebih simple tapi memiliki makna mendalam, mewakili para TKI atau keluarga yang sedang rindu lantaran terpisah jarak karena sedang bekerja di negeri orang,” kata Lara

          

Menurutnya, lagu ini terinspirasi dari banyaknya fans yang sedang bekerja di luar negeri. “Mereka sering DM (direct Message) ke sosmed saya, yang kebanyakan curhat karena rindu dengan keluarga di rumah,” tambahnya. Selain itu, disebutnya juga banyak Laraku (fans Lara) di beberapa daerah di Indonesia yang bercerita tentang rasa rindunya terhadap saudara atau familnya yang sedang bekerja di luar negeri.

Kisah-kisah itu disampaikan Lara ke Alam Urbach. Tak lama, lirik lagu Pulang Dong Sayang selesai digarap oleh saudara Nafa Urbach tersebut. “Makanya lagu ini benar-benar saya dedikaskan untuk para TKI dan keluarga yang sedang rindu. Sedang kangen untuk segera bertemu,” jelas Lara.

Single Pulang Dong Sayang musiknya digarap sepenuhnya oleh Alam Urbach. Ada beberapa musisi pendukung yang turut berkolaborasi mempercantik nada dan irama single ini. Piano misalnya di mainkan oleh Tota. Sementara Violin/Cello dimainkan oleh Achi Hardjakusumah. Single ini terkesan simple dan sangat easy listening. Dengan bawaan karakter vocal Lara yang khas, single ini sangat menyentuh perasaan.

sumber : berbagai sumber

Selasa, 12 Februari 2019

MAKNAI LEBIH LUAS ARTI KASIH SAYANG, DUAKSARA RILIS SINGLE PERDANA “SEBUAH CERITA”


DUAKSARA adalah project musik beranggotakan dua orang bergenre british pop. Krist Segara di posisi vocal sekaligus gitar dan Hansen di posisi keyboards, dibantu beberapa additional player berformat music band dalam produksi recording atau live performs.

DUAKSARA berdiri pada akhir tahun 2018 ini merilis single perdana yang berjudul SEBUAH CERITA ciptaan Krist Segara. Single SEBUAH CERITA diproduksi secara Indie Label beroffice di Jakarta Barat. Single ini bercerita tentang makna cinta dan kasih saying yang multi tafsir. Cinta dan kasih saying bisa dipersepsikan dalam konteks berbagai model hubungan. Bisa antara sepasang kekasih, orang tua dan anak, antara sahabat, saudara, dan lain-lain. SEBUAH CERITA lebih menekankan pada sisi humanisme, mengandung pesan moral yang mendalam tentang makna saying yang lebih luas. 

Single ini dirilis dalam pemutaran serentak di radio-radio Indonesia pada Kamis 14 Februari 2019, bertepatan dengan tradisi valentine’s day. DUAKSARA berharap lagu perdana ini bisa menyentuh semua lapisan masyarakat. Bisa diterima dan dinikmati dan memberi energi positif bagi kemajuan industri musik pop di tanah air. Dalam waktu dekat, mereka akan segera mempersiapkan single-single berikutnya dalam satu album. Salam maju terus music Indonesia. Salam Cinta



Kamis, 07 Februari 2019

INFERO BERI SENTUHAN POP MELAYU DI SINGLE CINTA


"Mungkin sedikit berbeda dengan single saya sebelumnya". Itulah ungkapan kata INFERO untuk merilis single keempat di tahun 2019 'CINTA". Single pop dengan sentuhan melayu ini akan diputar bersama melalui pemutaran serentak pada Sabtu  9 Februari 2019.

INFERO lahir di Jakarta 19 Februari. Infero awalnya menekuni bakatnya sebagai seorang dancer. Mengembangkan bakatnya dari dunia seni tari, Infero kini menjadi seorang koreografer ternama di Jakarta. Selain itu INFERO tetap konsisten berkarya dengan lagu-lagu bernafaskan cinta.

Sebelumnya INFERO merilis single "Melumpuh" (2016), "Pencuri Hati": (2017). “Satu-Satunya” (2019). Dan kini kembali single ballad ciptaannya "CINTA". Single ini merupakan re-package dari single yang pernah di buatnya beberapa tahun yang lalu. “Saya coba kemas kali ini dengan warna berbeda”, tuturnya. Sementara untuk penggarapan musiknya masih di percayakan pada musisi muda berbakat Endra HG. Sama dengan single-single sebelumnya, banyak komentar dari penikmat dan pemerhati musik yang menilai karya Infero memilikki karakteristik. Tema lagu-lagunya selalu berbicara tentang keindahan cinta. Lewat syair-syairnya yang bermakna dalam, single Infero dinilai cocok untuk dijadikan soundtrack film ataupun theme song.

Semoga single ini mendapatkan tempat di hati pecinta musik Indonesia. Salam musik Indonesia.

Minggu, 06 Januari 2019

REVALINA AJAK GENERASI MILENIAL SUKA DANGDUT



Diakui atau tidak, musik dangdut sudah mendarah daging bagi masyarakat Indonesia.  Dangdut mulai bergeser dari ranah 'kampungan' menjadi 'trend zaman now'. Musik dangdut kini tidak lagi identik dengan goyang dan pakaian seksi. Penyanyi dangdut generasi milenial justru tampil imut ala bintang-bintang K-pop.

Tak bisa dipungkiri, musik dangdut tampil sebagai salah satu jenis musik paling populer yang disukai tidak hanya oleh masyarakat beragam kelas tapi juga mulai disukai oleh generasi millenial masa kini. WebTVAsia (2018) pernah mempublikasikan jika 33 persen generasi milenial suka dangdut. Pasar konsumen dangdut sepert ini tentu membuka peluang bagi penyanyi dangdut remaja generasi milenial untuk tampil dan meramaikan industri musik dangdut. Beberapa penyanyi remaja yang kini sangat populer di mata pecinta dangdut bisa dibilang seperti Via Vallen, Tasya Rosmala, Nella Kharisma dan lainnya. Mereka memulai karirnya sejak usia remaja.

Salah satu generasi milenial yang tertarik untuk menggeluti musik dangdut adalah REVALINA PUTRI ISKANDAR. Remaja kelahiran  Bandung 6 Desember 2004 ini  bersama Tiara Production memulai karyanya dengan sebuah single dangdut kekinian yang berjudul 'SESUKA HATIMU" ciptaan Doni CM. Single ini dirilis perdana melalui pemutaran Serentak di radio-radio di Indonesia pada Rabu 9 Januari 2019. Single yang bercerita tentang kisah cinta remaja yang masih menonjolkan ego-nya ini bergenre dangdut remix alternatif. Revalina punya pandangan sendiri tentang musik dangdut. Juara D'Terong Show Familly ini mengatakan kalau dangdut adalah musik yang mengasyikan. " Menurut aku dangdut itu musik yang membuat kita happy dan kita akan bergoyang jika mendengarnya," kata Revalina.

Ditanya soal predikat dirinya sebagai penyanyi dangdut generasi milenial, Revalina justru merasa bangga. "Aku akan sangat bersyukur jika masyarakat bisa menerima laguku. Awalnya seperti mimpi, aku bisa terjun di musik dangdut. Tapi setelah aku jalani semua proses pembuatan single Sesuka Hatimu, aku seneng banget pokoknya," tutur Revalina.

Penyanyi yang dekat dengan Elvi Sukaesih ini mengaku banyak mendapat dukungan dari bunda Elvi. Revalina berharap singlenya bisa diterima masyarakat. Revalina mengaku masih harus belajar banyak di musik dangdut. Namun paling tidak dengan single pertamanya ini masyarakat mengetahui jika remaja zaman now suka dangdut. (awe)

Sumber : berbagai sumber


Rabu, 26 Desember 2018

EKO MEGA BINTANG SAMPAIKAN PESAN MORAL LEWAT SINGLE TERBARU 2019 "CEMBURU BUTA"


 EKO MEGA BINTANG memulai karirnya dengan menjadi pekerja migran di Hongkong dan Taiwan. Namanya sangat populer di kalangan PMI (Pekerja Migran Indonesia). Kini Eko sukses merambah dunia hiburan sebagai penyanyi. Selain di dunia hiburan, Eko juga melakoni pekerjaannya sebagai seorang pengusaha, penerjemah, pendidik. Kini dia memilikki sendiri sebuah PJTKI Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia yang berlokasi di Tanggerang.


Membuka lembaran baru di tahun 2019, bersama Global Musik Management, Eko kembali menrilis single dangdut remix alternative karya Gito Shantiong dari Slamet Mahfudhoh. Single ‘CEMBURU BUTA” bergenre dangdut remix alternatif diaransemen musiknya oleh Gito Shantiong musisi asal Bandung. Single ini menyusul sukses single sebelumnya “NGOPI NGAPA NGOPI” (2017).



Single CEMBURU BUTA bukan sekedar lagu. Di dalamnya memuat pesan-pesan penting. Cemburu merupakan rasa emosional yang bisa dirasakan oleh siapa saja, baik dalam hubungan pertemanan, percintaan, pekerjaan/karir. Rasa cemburu yang berlebihan bahkan bisa merusak keharmonisan hubungan asmara. "Tema cemburu saya coba angkat menjadi sebuah lagu. Ada pesan moral yang mendalam. Perasaan cemburu bila dimaknai positif menjadi sebuah pembelajaran bahwa kita harus menghargai perasaan pasangan kita atau orang lain. Dari situ kita bisa merasakan kalau diri kita sangatlah berharga buat pasangan. Tapi kalau cemburu berlebihan malah bisa memunculkan tindak kekerasaan.," tutur Eko Mega Bintang saat syuting video klip di Jakarta baru-baru ini.

Video klip single Cemburu Buta masih dalam tahap finishing. Dalam pembuatan video klip kali ini Eko Mega Bintang menggandeng sutradara film terkenal Hamka Siregar. Konsep video kali ini menceritakan tentang kecemburuan istri pada suami yang berujung salah paham dan salah tafsir namun dikemas dalam nuansa komedi. Beberapa aktor terkenal berakting di video klip single Cemburu Buta seperti Yesi Kenyang, Ucok Baba, Roni Dozer, Regina dan lainnya. Ditanya soal penampilannya yang ala Korean Style, Eko mengatakan memang itulah ciri khas Eko dari dulu dan sekarang. "Aku memang suka dengan gaya Korea - Taiwan terutama di model rambut. Yang penting tetap elegan meski casual," kata Eko Mega Bintang.

Eko Mega Bintang datang ke Taiwan pada tahun 2008 sebagai TKI dan bekerja di daerah Taichung. Namun hanya 4 bulan ia bekerja di sana. Setahun kemudian ia kembali datang ke Taiwan dengan menggunakan visa pertukaran pelajar karena mendapat beasiswa dan kuliah di Mhin Shin University Hsincu County. Saat ia telah menguasai bahasa Mandari dengan baik, lantas ia terjun di dunia penerjemah pada sebuah agensy dan berlanjut sampai saat ini. Lulusan S2 Mhin Shin University Hsincu County ini selain aktif dalam dunia penerjemah, presenter dan bernyanyi di Taiwan, ia juga aktif dalam berbagai organisasi TKI yang berada di negara Tersebut. Ia juga pernah bekerja di Hong Kong pada tahun 2003 sampai dengan 2006 sambil menempuh pendidikan jenjang D III di Zhung Zheng University, Kowloon City Hong Kong, Jurusan Education Global Communication pada tahun 2004 – 2006. Sepulang dari Hong Kong ia melanjutkan studi S1 nya IKIP Jember, Jatim di fakultas Ekonomi Managemen pada tahun 2006 – 2008.  Pria yang sangat akrab dengan para TKI Taiwan ini pernah mendapat juara favorit Lomba penyanyi Depnaker Hsincu pada tahun 2012, Juara 2 Asian Idol Lomba penyanyi Depnaker Taipei. Selain itu ia juga mendapat pernghargaan dari Western Union pada tahun 2012.

Kini, ia konsisten dan terus menekuni dunia presenter, penyanyi, acting dan entertainment. Dalam menapaki dunia artis, ia telah perform di beberapa negara seperti Taiwan, Malaysia, Hong Kong dan berbagai kota di tanah air. Eko optimis tahun 2019 dangdut semakin disuka dan semakin eksis dengan karya-karya baru yang berkualitas. "Semoga single aku kali ini bisa diterima oleh masyarakat pecinta dangdut dimanapun berada, dan menjadi awal sukses dari karir saya sebagai penyanyi," tambah Eko Mega Bintang. (awe)

Sumber : dari berbagai sumber

Rabu, 19 Desember 2018

CAMEL PETIR TETAP EKSIS DI JALUR MUSIK DANGDUT (RILIS SINGLE “DEWI ASMORO” CIPTAAN ANTON OBAMA)


Sepuluh tahun berkiprah di jalur musik dangdut, tak membuat CAMEL PETIR meninggalkan label dirinya sebagai artis. Meski sempat menghilang dari dunia musik dan kesibukannya kerkarya di dunia politik, Camelia Panduwinata Lubis menyatakan dirinya tetap eksis di industri musik dangdut. Memang Camel Petir saat ini sedang berjuang menuju Senayan sebagai calon wakil rakyat dari daerah pemilihan atau Dapil Sumatra Utara. Niat Camel Petir untuk memperjuangkan aspirasi rakyat sudah benar-benar mantap.

“Ya, namanya juga ikhtiar untuk mendapatkan sesuatu, saya harus berjuang keras. Nah, kalau saya kemudian tetap mengandalkan label artis, karena saya ingin menarik perhatian massa,” tutur Camel Petir.

Kebetulan, kata politisi muda Partai Golkar ini, dengan memakai label artis lebih mengena. “Kalau perlu, saat sosialisasi, saya manggung untuk menghibur masyarakat yang bakal jadi calon pemilih nanti,” tuturnya.

Camel Petir mengatakan, eksistensinya di jalur musik dangdut juga karena kerinduannya untuk tetap berkarya di jalur seni dan hiburan. Camel Petir pernah meraih popularitas di masyarakat dari perjuangan awalnya sebagai penyanyi dan artis. Tahun 2010 Camel pernah melambung dengan single CKC (Cuma Kamu Cin). Kemudian berlanjut dengan single keduanya "Kedondong" (Kecanduan Doyan Berondong), dan pada akhir Desember tahun ini, Camel merilis single terbarunya yang berjudul "DEWI ASMORO".

"Aku pengen banget membawakan single dangdut bergenre etnik koplo. Kebetulan aku bertemu dengan Mas Sodiq Monata. Dia kemudian mempertemukan aku sama pencipta lagu terkenal Anton Obama," tutur Camel.

Anton Obama adalah pencipta lagu "Sayang" yang menjayakan nama Via Vallen di dunia musik dangdut. Camel berharap single etnik dangdut koplo dengan sedikit sentuhan bahasa Jawa ini mampu kembali menempatkan dirinya di industri dangdut saat ini. "Doakan aja ya, semoga aku bisa sukses juga seperti Via Vallen," ungkapnya.

Camel Petir mengakui membawakan lagu Dewi Asmoro butuh kerja keras utamanya dalam pengucapan kata-kata berbahasa Jawa. "Percaya ngga sih orang medan bisa juga berbahasa Jawa," jelas Camel Petir di sela- sela proses rekaman.

Saat ini video klip dalam proses penyelesaian atau finishing. Kesempatan syuting dilakukan saat berada di Jakarta. Proses penggarapan video klip dengan konsep etnik ini berjalan lancar, meski Camel harus kembali melanjutkan kesibukannya berkampanye.  Single DEWI ASMORO akan dirilis perdana dalam pemutaran serentak di radio-radio di Indonesia pada Sabtu 22 Desember 2018. “Lagu aku kali ini warnanya sangat berbeda dengan lagu sebelumnya. Request di radio yach, dan pasti dijamin bisa bergoyang,” kata Camel Petir