Diana Utami yang lebih dikenal sebagai Dike Ardilla, harus menerima cemoohan dan hujatan dari masyarakat karena dituding telah memproklamirkan diri sebagai pengganti sang penyanyi kenamaan Indonesia Nike Ardila. Namun statementnya sebagai pengganti sosok almarhumah Nike Ardilla, popularitas Dike Ardilla memang mulai menanjak. Dike dianggap sebagai orang yang meniru popularitas Nike Ardila yang sudah menjadi idola bagi para penggemar fanatiknya.
Setelah vacum beberapa lama, kini di tahun 2018 Dike Ardila bertransformasi menjadi DIANACHORA dan merilis sebuah single klasik pop-rock yang berjudul "KAULAH MATAHARIKU" dan "MERINDUMU". Lagu ciptaan dari Dommy Allen ini diharapkan mampu memberikan warna baru ditengah-tengah ramainya industri musik pop Indonesia. Nama Dianachora memilikki makna seorang perempuan pemberani.
Menoleh ke belakang, nama Dike berawal dari penampilannya saat mengisi acara peringatan HUT RI di Bandung. Tak disangka, Dike dikenalkan pada Dimas AS seorang pencipta lagu dan aranjer. Bukan hanya itu, ternyata Deddy Dores yang terkenal sebagai pemusik yang mengangkat Poppy Mercury dan Nike Ardilla pun tertarik dengan penampilan dan suaranya yang mirip Nike.
Gayung bersambut, Dike sudah lama terobsesi ingin berduet dengan pencipta lagu kenamaan, Deddy Dores. Harapan tersebut terwujud lewat album kedua yang berjudul 18 Special Best Seller. Sebanyak 18 lagu yang dinyanyikan Dike dalam album ini didominasi ciptaan Deddy Dores yang pernah hits lewat suara Nike Ardilla dulu. Seperti Seberkas Sinar, Sandiwara Cinta, Nyalakan Api, Bagaikan Lilin Kecil, Hatiku Bagai Terpenjara, dan Bintang Kehidupan. Melantunkan tembang-tembang lawasnya Nike Ardilla bagi Dike sama sekali tidak masalah karena karakter suaranya memang begitu mirip dengan almarhumah. Selain tembang hits Nike Ardilla dalam album 18 Special Best Seller ini masih terdapat lagu-lagu yang pernah dilantunkan penyanyi lain dari Nicky Astria, Mayangsari, Inka Christy, Salem, Siti Nurhaliza sampai Nafa Urbach.
DIANACHORA lulusan Fikom Unpad ini lahir di Bandung 17 Mei 1982. Dengan bertransformasi menjadi DIANA COURA dirinya berharap masyarakat pecinta musik Indonesia bisa menerima kembali karyanya, dan bukan lagi di bawah bayang-bayang popularitas Nike Ardila. "Lagu yang saya bawakan saat ini memang masih bernuansa pop-rock. Warna musiknya sedikit berwarna klasik rock untuk memberi sentuhan yang berbeda dengan lagu-lagu pop saat ini. Semoga masyarakat masih menyukai karakter suara saya dan lagu saya," tutur DIANACHORA.
DISKOGRAFI :
Cup Dikecup (feat Doel Sumbang 1996)
Salah Sendiri (2001)
Aku harus Bagaimana (2002)
18 Best Seller Dike Ardilla (2001)
18 Special Best Seller Dike Ardilla (2002)
Satu Nama Dalam Cinta feat Tommy J Pisa (2002)
Berikan Setitik Air (2003)
Serpihan Kasih (2008)
Single Cinta (2011)
Kaulah Matahariku dan MERINDUMU (2018)
Setelah vacum beberapa lama, kini di tahun 2018 Dike Ardila bertransformasi menjadi DIANACHORA dan merilis sebuah single klasik pop-rock yang berjudul "KAULAH MATAHARIKU" dan "MERINDUMU". Lagu ciptaan dari Dommy Allen ini diharapkan mampu memberikan warna baru ditengah-tengah ramainya industri musik pop Indonesia. Nama Dianachora memilikki makna seorang perempuan pemberani.
Menoleh ke belakang, nama Dike berawal dari penampilannya saat mengisi acara peringatan HUT RI di Bandung. Tak disangka, Dike dikenalkan pada Dimas AS seorang pencipta lagu dan aranjer. Bukan hanya itu, ternyata Deddy Dores yang terkenal sebagai pemusik yang mengangkat Poppy Mercury dan Nike Ardilla pun tertarik dengan penampilan dan suaranya yang mirip Nike.
Gayung bersambut, Dike sudah lama terobsesi ingin berduet dengan pencipta lagu kenamaan, Deddy Dores. Harapan tersebut terwujud lewat album kedua yang berjudul 18 Special Best Seller. Sebanyak 18 lagu yang dinyanyikan Dike dalam album ini didominasi ciptaan Deddy Dores yang pernah hits lewat suara Nike Ardilla dulu. Seperti Seberkas Sinar, Sandiwara Cinta, Nyalakan Api, Bagaikan Lilin Kecil, Hatiku Bagai Terpenjara, dan Bintang Kehidupan. Melantunkan tembang-tembang lawasnya Nike Ardilla bagi Dike sama sekali tidak masalah karena karakter suaranya memang begitu mirip dengan almarhumah. Selain tembang hits Nike Ardilla dalam album 18 Special Best Seller ini masih terdapat lagu-lagu yang pernah dilantunkan penyanyi lain dari Nicky Astria, Mayangsari, Inka Christy, Salem, Siti Nurhaliza sampai Nafa Urbach.
DIANACHORA lulusan Fikom Unpad ini lahir di Bandung 17 Mei 1982. Dengan bertransformasi menjadi DIANA COURA dirinya berharap masyarakat pecinta musik Indonesia bisa menerima kembali karyanya, dan bukan lagi di bawah bayang-bayang popularitas Nike Ardila. "Lagu yang saya bawakan saat ini memang masih bernuansa pop-rock. Warna musiknya sedikit berwarna klasik rock untuk memberi sentuhan yang berbeda dengan lagu-lagu pop saat ini. Semoga masyarakat masih menyukai karakter suara saya dan lagu saya," tutur DIANACHORA.
DISKOGRAFI :
Cup Dikecup (feat Doel Sumbang 1996)
Salah Sendiri (2001)
Aku harus Bagaimana (2002)
18 Best Seller Dike Ardilla (2001)
18 Special Best Seller Dike Ardilla (2002)
Satu Nama Dalam Cinta feat Tommy J Pisa (2002)
Berikan Setitik Air (2003)
Serpihan Kasih (2008)
Single Cinta (2011)
Kaulah Matahariku dan MERINDUMU (2018)













